KPU Kota Jakarta Timur melaksanakan Rakor terkait Inventarisasi Masalah seputar Pilkada

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Muspiko sebagai pemangku kepentingan di wilayah kota Jakarta Timur, terkait persiapan pelaksanaan tahapan pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta yang akan dimulai pada awal bulan Mei 2016. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, pukul 10.00 WIB sempai dengan selesai di ruang rapat kantor KPU Kota Jakarta Timur. Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Nurdin, Ketua KPU Jakarta Timur didampingi seluruh Anggota Komisioner. Seluruh undangan hadir dalam acara tersebut antara lain H. Chalid dari perwakilan Polres Metro Jakarta Timur, Sukarno perwakilan dari Kodim 05, Roberto dari Kesbangpol Jakarta Timur, Hanafi perwakilan dari Dinas Dukcapil Jakarta Timur, Dedi perwakilan dari Lapas Cipinang, Sugianto perwakilan dari Rutan Pondok Bambu serta dari Dinas Kesehatan. Turut hadir dalam acara tersebut Drs. Sumarno, Ketua KPU Provinsi DKI didampingi oleh Akhmadi, Sekretaris KPU Provinsi DKI.

Dalam sambutan pengantarnya, Ketua KPU Kota Jakarta Timur mengatakan bahwa Pemilihan umum menjadi tanggung jawab bersama antara KPU dengan semua stake holder. Berbagai permasahalan seringkali timbul, sehingga kebersamaan dalam mengatasi permasalahan sangat diperlukan. “Dalam rapat koordinasi ini diharapkan adanya saran atau masukan dari masing-masing stake holder bagi Komisi Pemilihan Umum” kata Nurdin.

Sejalan dengan sambutan pengantar ketua KPU Kota Jakarta Timur, Drs. Sumarno ketua KPU Provinsi DKI Jakarta berpendapat banyak persoalan yang krusial sering muncul dalam setiap tahapan pemilu, mulai dari masalah terkait daftar pemilih tetap (DPT), Proses pencalonan, kampaye hingga hasil rekapitulasi penghitungan surat suara. Lebih lanjut dikataka pula bahwa Revisi undang-undang pilkada yang masih dalam pembahasan, dapat menjadi masalah apabila ada tarikan kepentingan politik tertentu. Perubahan atau revisi pasal-pasal yang ada di undang-undang pilkada sangat berpengaruh dalam penetapan tahapan pemilu. Sementara Kanit Reskrim AKBP H. Chalid sebagai perwakilan Polres Metro Jakarta Timur, menyampaikan akan adanya tindakan preventif dari satuan inteligen dalam mengatasi kemungkinan permasalahan yang bisa terjadi.

Perwakilan dari dinas Kesehatan menyampaikan data rumah sakit yang ada di Kota Jakarta Timur, dimana pada saat ini tercatat ada 45 Rumah sakit dengan 11 Rumah sakit diantaranya adalah bertipe besar dan menyediakan rawat inap bagi pasiennya, juga terdata ada 78 puskesmas dengan rincian 10 diantaranya memiliki layanan rawat inap. Dinas kesehatan pada saat pelaksanaan tahapan pemilu, memberikan dukungan layanan ambulans 24 jam sebagai antisipasi kesehatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu.

Acara Rapat Koordinasi diakhiri dengan foto bersama dan dilanjutkan makan siang bersama yang telah disiapkan oleh panitia dari sekretariat KPU Kota Jakarta Timur, difasilitasi subbagian Teknis dan Hupmas. (red)

About admin

Terwujudnya Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel, demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Check Also

HASIL PENDAFTARAN KPPS SEMENTARA

Jakarta, 10/01/2017. Hasil pendaftaran kelompok pelaksana pemungutan suara (KPPS) di KPU Kota Jakarta Timur yang …

Leave a Reply