Breaking News

KUNJUNGAN KERJA KPU KOTA PONTIANAK

Jakarta 18 November 2019 – Ketua KPU Kota Jakarta Timur beserta jajarannya melakukan sambutan secara langsung rombongan Komisi Pemilihan Umum Kota Pontianak yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Kota Pontianak Ana Suardiana di Kantor KPU Kota Jakarta Timur dalam rangka kunjungan kerja ke KPU Kota Jakarta Timur dengan membawa agenda dalam pertemuan yang singkat namun berkualitas tentang pemilih akses yang kerap mengundang perhatian bagaimana tidak, segmentasi pemilih yang satu ini merupakan tantangan bagi penyelenggara Pemilu pasalnya dalam sosialisasi membutuhkan persiapan yang matang agar informasi yang disampaikan ditangkap dengan baik oleh khalayak atau sasaran.

Komisioner KPU Kota Jakarta Timur memberikan gambaran tentang pemilu akses kepada KPU Kota Pontianak
Sekretaris KPU Kota Pontianak Ana Suardiana, SH memberikan kesan dan pesan selama berkunjung di KPU Kota Jakarta Timur

Dalam pertemuan ini disampaikan bahwa KPU Kota Pontianak ingin bertukar pendapat dengan KPU Kota Jakarta Timur karena secara nasional KPU Kota Jakarta Timur mendapatkan penghargaan partisipasi pemilih akses terbaik dari KPU RI dalam proses pendataan tercatat KPU Kota Jakarta Timur memiliki pemilih disabilitas sebanyak 2.858 orang pemilih dari 5 kategori disabilitas dan memiliki 5 TPS khusus penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas adalah warga Negara yang memiliki hak yang sama secara umum Menurut Keliek Prihatiningrat (mantan Relawan Demokrasi Pemilihan Umum Tahun 2019) sosialisasi untuk segmentasi akses disabilitas membutuhkan sebuah pendekatan yang baik seperti menghadirkan para disabilitas dalam bimtek KPPS sehingga KPPS tau bagaimana cara melayani pemilih akses.

Sekretaris KPU Kota Pontianak memberikan Cinderamata ke Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana

Penyosialisasian untuk segmentasi disabilitas memang harus intensif agar pemahaman teknis pemberian suara baik dan benar karena ada beberapa kelompok yang belum memahami bagaimana melakukan pemberian suara dalam pemilihan umum bahkan penggunaan huruf Braille pun untuk temen-teman tuna netra harus di kenalkan terlebih dulu agar para penyandang tuna netra mengetahui bagaimana penggunaan logistik pemilu.

Melihat hal ini KPU Kota Jakarta Timur juga terus meningkatkan komunikasi dengan organisasi Persatuan Penyandang Disabilitas agar pada saat event Pemilihan Umum partisipasi para penyandang disabilitas dalam memberikan suara sebagai warga negara dan turut membangun negeri melalui pemilihan Umum baik Kepala Daerah maupun Presiden.

Kasubag Hukum KPU Jaktim Rivandi sedang mensosialisasikan aplikasi SIDOKUH
Sekretaris KPU Kota Pontianak memberikan dukungan untuk aplikasi SIDOKUH

Selanjutnya Kasubag Hukum Rivandi juga mensosialisasikan Proyek Perubahan yaitu Aplikasi SIDOKUH (Sistem Informasi Dokumentasi Produk Hukum), Rivandi mengenalkan aplikasi SIDOKUH, yang dalam tahapan jangka pendek sudah diterapkan di KPU Kota Jakarta Timur. Terakhir ditutup dengan pemberian masukan/saran dari peserta sosialisasi, untuk menjadi dasar dalam penyempurnaan aplikasi SIDOKUH. Setelah itu Sekretaris KPU Kota Pontianak Ana Suardiana menyatakan dukungan secara tertulis untuk proyek perubahan aplikasi SIDOKUH.

Rombongan KPU Kota Pontianak ditemani Komisioner KPU Kota Jaktim mengunjungi Rumah Pintar Pemilu

Mengakhiri kunjungan, rombongan meninjau Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Jakarta Timur untuk melihat Proses Pemilu yang terjadi di wilayah Jakart Timur.

Redaksi

About admin

Terwujudnya Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara Pemilihan Umum yang memiliki integritas, profesional, mandiri, transparan dan akuntabel, demi terciptanya demokrasi Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Check Also

KPU KOTA JAKARTA TIMUR BERPARTISIPASI DALAM SEMINAR NASIONAL AIPI XXVIII DALAM SESI GELAR WICARA

Asosiasi ilmu politik Indonesia pada hari Selasa (10/12/2019) mengadakan Seminar nasional XXVIII di Hotel Grand …

Leave a Reply